Sabtu, 14 Juli 2012

Managemen waktu


Suatu hari seorang dosen memberikan mata kuliah tentang managemen waktu pada para mahasiswanya. Dengan penuh semangat, dia berdiri didepan kelas dan berkata, “ sekarang waktunya untuk kuis’ kemudian ia mengeluarkan sebuah ember kosong dan meletakannya dimeja. Kemudian dia mengisi ember tersebut dengan batu sebesar kepalan tangan. Dia terus mengisi hingga tidak ada lagi batu yang cukup untuk dimasukkan ember. Lalu dia bertanya “ menurut kalian, apakah ember ini sudah penuh?”


Semua mahasiswa serentak menjawab “ya”

Dosen itu bertanya kembali “Apakah demikian?” kemudian dari dalam meja, dia mengeluarkan sekantong kerikil kecil. Dia menuangkan kerikil-kerikil itu kedalam ember lalu mengocok-ngocok ember itu hingga kerikil-kerikil itu turun kebawah mengisi celah-celah kosong diantara batu-batu besar itu. Kemudian bertanya sekali lagi “ Nah apakah ember ini sudah penuh?” Kali ini para mahasiswa menjawab terdiam, lalu seorang mahasiswa menjawab “ mungkin tidak. “ “bagus sekali” sahut dosen itu. Kemudian ia mengeluarkan sekantung pasir dan menuangnya kedalam ember. Pasir itu berjatuhan mengisi celah-celah kosong antara batu bersar dan kerikil. Sekali lagi ia bertanya “ baiklah, apakah ember ini sudah penuh?”    “ belum” sahut seluruh kelas.

Sekali lagi ia berkata “ bagis sekali” kemudian dia meraih sebotol air dan mulai menuangkan air ke dalam ember tersebut. Lalu ia bertanya “ tahukah kalian apa maksud dari ilustrasi ini?” seorang mahasiswa  dengan semangat mengacungkan jari dan berkata, “ maksudnya adalah, tak peduli seberapa padat jadwal kita, bila kita mau berusaha sekuat tenaga maka pasti akan bisa memasukan semuanya”

Apa yang dimaksud dengan “batu besar” dalam hidup anda? Ibadah, pendidikan, keluarga dan hal-hal terpenting dalam hidup anda yang bermanfaat bagi lingkungan anda atau semua yang berharga untuk hidup anda. Ingatlah untuk memasukkan hal-hal besar pertama kali atau anda akan kehilangan semuanya. Bila Anda mengisinya dengan hal-hal kecil maka hidup anda akan penuh dengan hal-hal kecil yang kurang penting dan merisaukan yang semestinya tidak perlu. Karena dengan demikian, anda tidak akan perna memiliki waktu yang sesungguhnya anda perlu lakukan untuk hal-hal yang besar dan penting.

Oleh karena itu, setiap pagi dan malam, tanyakan pada diri anda sendiri “ Apakah  “batu besar” dalam hidup saya? Lalu kerjakan itu pertama kali.       

2 komentar: